Blacken Blak-blakan

Blog EntryJamur Kuping Nov 7, '07 1:53 AM
for everyone
 

 

Beberapa hari ini, di batang pohon di halaman rumah kami tumbuh beberapa rumpun jamur kuping, mungkin karena hujan turun hampir tiap hari sehingga udara menjadi lembab, sehingga memicu pertumbuhan jamur tersebut.

Jadi ingat, waktu kecil dulu, saya dan teman2 sepermainan sering keluar masuk kebun tetangga untuk mencari tumbuhan ini, syukur2 dapat jamur bulan (supa bulan dlm bhs sunda). Kalau dapat, ramai2 kita bikin acara masak-masakan trus dimakan bersama. bumbunya sederhana aja, cukup garam, sedikit vetsin, dan cabe rawit ..yummi. enak beneer.... gak pernah terpikir bahwa ada kemungkinan ada jamur yg beracun yang justru bisa membawa maut ..ya namanya juga anak-anak.

Eeh.. ternyata jamur kuping itu banyak juga manfaatnya ya. Salah satunya spt kutipan berikut;


"Jamur kuping ada dua jenis, yaitu jamur berwarna hitam (Auricularia polytricha) dan berwarna merah (Auricularia auricula judae). Yang berwarna hitam berbentuk seperti daun telinga, berwarna hitam keunguan, dan hidup menempel pada kayu yang cukup basah dan lembab. Jamur jenis ini banyak dibudidayakan di Cina, Thailand, dan beberapa negara di kawasan Indocina.

Auricularia auricula judae berukuran lebih besar dari jamur kuping hitam, dan warnanya sedikit kemerahan. Jenis ini paling umum dibudidayakan di Indonesia, Malaysia, dan kawasan Asia lainnya. Jamur segar umumnya mengandung 85-89 persen air. Kandungan lemak cukup rendah antara 1,08-9,4 persen (berat kering) terdiri atas asam lemak bebas mono ditriglieserida, sterol, dan phoshpolipida. Karbohidrat ada dalam bentuk glikogen, khitin, dan sebuah polimer N-asetil glikosamin yang merupakan komponen struktural sel jamur.

Jamur juga merupakan sumber vitamin antara lain thiamin, niacin, biotin dan asam askorbat. Jamur umumnya kaya akan mineral terutama phosphor, mineral lain yang dikandung di antaranya kalsium dan zat besi.

Di samping kegunaannya sebagai salah satu bahan makanan, jamur kuping juga berfungsi sebagai bahan pengental makanan dan penetral. Orang Tionghoa sejak dulu hingga saat ini masih percaya bahwa lendir jamur kuping berkhasiat menetralkan senyawa berbahaya yang terdapat dalam makanan. Tidak heran jika ada beberapa jenis makanan yang terdiri atas banyak bahan pangan selalu ditambahkan jamur kuping. Tujuannya untuk menetralkan racun jika ada dalam salah satu bahan tadi.

Seorang peneliti Amerika, Dr Dale Hammerschmidt dari Minnesota Medical School mengatakan, jamur kuping jika disajikan dalam menu makanan sehari-hari berkhasiat melancarkan peredaran darah dalam tubuh. Dalam ilmu pengobatan tradisional Cina, jamur kuping berkhasiat menyembuhkan berbagai macam penyakit. Menurut Prof Hung Zhao Guang, dalam makalahnya tentang gaya hidup warga usia pertengahan dan lanjut usia yang dialihbahasakan oleh Suryono Limputra di Perkumpulan Pancaran Hidup Jakarta, jamur kuping sangat bermanfaat bagi pengobatan jantung koroner.

Hung mengungkapkan, jamur kuping hitam berkhasiat menurunkan kekentalan darah dan menghindari penyumbatan pembuluh darah, terutama di otak. Kekentalan darah ini dapat diatasi dengan mengonsumsi jamur kuping setiap hari sebanyak 5-10 gram. Jadi, satu kilogram jamur kuping bisa dikonsumsi dalam 100-200 hari. ''Bisa saja jamur itu dicampurkan dalam sup atau sayuran lainnya,'' tulis Hung. "

(Jamur Kuping Hindari Penyempitan Pembuluh Darah, Republika Online 14 Des. 2004)

 

 

 

 

 

 


Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help